timbul
pan
gokar1
disparbaner
nasdembnr
fraksi nasdem gk
kalurahan kanigoro
kalurahan ngloro
raji property
kalurahan tepus
nataru candirejo
pasang iklan

Pembinaan Politik Masyarakat, Wabup: Pendidikan Politik Fondasi Penting Masyarakat Cerdas, Kritis dan Bertangung Jawab.

November 17, 2025 08:04
rt1

Ngawen, (suaragunungkidul.net) — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gunungkidul, menggelar kegiatan pembinaan politik masyarakat di Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen, Senin (17/11/2025).

Mengusung tema “Memperkuat Demokrasi Menuju Gunungkidul Yang Adil, Makmur, Lestari, dan berkeadaban” kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto. Dihadiri kurang lebih 50 peserta Wakil Bupati memberikan pendidikan  politik kepada masyarakat Kalurahan Watusigar.

Dihadapan peserta pelatihan, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pendidikan politik merupakan pondasi penting bagi terbangunya masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Menurut Joko Parwoto, politik bukan sekedar perebutan kekuasaan, melainkan sarana untuk menhadirkan keadilan, kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Masyarakat perlu dipastikan memiliki pengetahuan yang memadai, sikap dewasa, serta kemampuan menilai informasi dan pilihan politik secara obyektif,” kata Joko Parwoto.

Joko Parwoto menambahkan, bahwa politik pada dasaranya merupakan proses pengambilan keputusan bersama demi kebaikan masyarakat, yang melibatkan unsur kekuasaan, kebijakan, partisipasi warga, serta tujuan bersama menuju kesejahteraan dan ksmajuan.

Sementera, Sekretaris Kesbangpol Kabupaten Gunungkidul, Nurudin Araniri, yang mendampingi Wakil Bupati, Joko Parwoto, memyampaikan bahwa pendidikan politik merupakan elemen vital dalam membangun demokrasi sehat guna meningkatkan partisipasi masyarakat. Menurutnya, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman sistem politik, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam pemilu.

“Pemilu langsung, Umum, Bebas, Rahasia, jujur dan adil merupakan wujud nyata demokrasi. Tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga tokoh perempuan memiliki peran penting untuk memberikan pencerahan politik bagi masyarakat,” ujarnya.

Sikap apatis terhadap pemilu dapat berdampak pada rendahnya tingkat partisipasi pemilih. Sehingga pendidikan politik seharusnya secara kontinuw. Dengan adanya pembinaan politik ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap masyarakat semakin melek politik, aktif berpartisipasi, serta mampu berperan dalam menjaga keberlangsungan demokrasi yang bermartabat.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU