Wonosari,(Suara-News.Net)—-Peristiwa gantung diri (Gandir) kembali terjadi, kali ini dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga M (54) dan berprofesi sebagai petani, M yang tinggal di Kapanewon Wonosari, diketahui telah melakukan gantung diri oleh suami pelaku sekira pukul 04.30 WIB, 15/02/2023.
Hal tersebut sesuai keterangan Kapolsek Wonosari Kompol Edy Purnomo saat dihubungi wartawan melalui jaringan telpon, 15/02/2023, selain membenarkan adanya kasus gantung diri, perwira menengah berpangkat melati satu di pundaknya juga menjelaskan kronologi kejadian menurut keterangan saksi kepada polisi.
“Ya benar mas, kejadian pertama kali diketahui oleh saksi I saat ia akan merebus air, saat dicari ke seluruh ruangan tidak ditemukan keradaan pelaku dan saat dilihat ke dalam kamar, pelaku sudah dalam keadaan meninggal dengan tergantung di belandar ruang kamar tidur,” terangnya.
Setelah mendapat laporan, pihak kepolisian langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim medis, dari hasil pemeriksaan tim medis dan keterangan saksi bahwa pelaku meninggal murni karena gantung diri.
“Berdasarkan pemeriksaan tim medis dan keterangan saksi, pelaku meninggal murni karena gantung diri, dan saat ini sudah di serahkan ke pihak keluarga untuk dikuburkan,” lanjutnya.
Kasus gantung diri menjadi keprihatinan banyak pihak dan hingga kini belum ada solusi yang mampu menghentikan kasus tersebut, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul maupun organisasi kemasyarakatan namun upaya ini belum berhasil, Kapolsek Wonosari menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap mendekatkan diri kepada Tuhan, jangan biarkan pikiran kosong dan selalu beraktivitas.
“Pesan saya kepada masyarakat tetap ingat kepada Allah swt, jangan biarkan pikiran kosong dan tetap beraktivitas, selalu berdoa memohon perlindungan,” tutupnya.