Wonosari, (suaragunungkidul.net) – Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional digelar di Stadion Gelora Handayani, Wonosari, dengan tema _“Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”_. Hadir unsur Forkopimda, pejabat tinggi pratama, ASN, TNI/Polri, serta pelajar.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Menteri Sosial RI. Ia menekankan bahwa kepahlawanan bukan soal jabatan, melainkan manfaat yang diberikan:
“Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian. Di situlah letak kehormatan sejati: bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan.” kata Mensos.
Menteri Sosial, dalam amanat yang dibacakan, menambahkan bahwa perjuangan pahlawan adalah ibadah, dan semangat pantang menyerah menjadi modal bagi generasi kini dan mendatang.
Veteran Soegiman yang turut hadir mengajak generasi muda meneladani pahlawan:
“Tanpa perjuangan mereka, kita tidak akan bisa menikmati kondisi dan suasana yang indah saat ini.” katanya.
Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera, pembacaan pesan‑pesan pahlawan, mengheningkan cipta, doa bersama, dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bakti Pertiwi.
Upacara tersebut menegaskan nilai kepahlawanan sebagai inspirasi bagi seluruh masyarakat Gunungkidul.