Nglipar,(Suara-News.Net)—-Kecelakaan tunggal karena terlalu ngebut mengendarai sepada motor dan akhirnya menabrak BUK/Deker mengakibatkan salah satu anak yang masih berusia belasan tahun meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit, Minggu, 14/05/2023.
Kecelakaan tunggal yang terjadi di Kalilutung, Padukuhan Lebak, Kalurahan Katongan Kapanewon Nglipar, hingga mengakibatkan salah satu anak bernama DWA (13) warga Dusun Tempuran Wetan, Kalurahan Tampuran Kapanewon Ngawen meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit, dan AAN (14) warga Ganti Warno, Kalurahan Kampung Kapanewon Ngawen mengalami luka cukup serius terjadi sekitar pukul 09.28 WIB.
Kapolsek Nglipar AKP Sutarjo saat di konfirnasi wartawan melalui jaringan telpon terkait lakalantas di wilayah hukumnya membenarkan kejadian tersebut, pihaknya setelah mendapat lopran dari warga langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), dari peneriksaan petugas kendaraan yang dikendarai 2 anak tersebut tanpa Plat Nomor Kendaraan, jenis kendaraan Honda Astrea.
“Betul mas, mereka berboncengan dan salah satu anak meninggal dunia saat kami bawa ke rumah sakit, yang satu nengalami luka cukup serius, sementara untuk kendaraan tanpa plat, jenis sepada motor Honda Astrea,” jelas Kapolsek.
Saat ini korban sudah di serahkan pihak keluarga oleh Polisi, mengakhiri perbincangan Kapolsek berpesan selalu hati – hati di jalan, lengkapi surat – surat kendaraan, mengunakan helm demi keselamatan dan jangan ngebut – ngebut saat mengendarai sepeda motor.
“Pesan untuk masyarakat secara umum, lengkapi surat – surat, pakai helm, jangan ngebut di jalan demi keselamatan diri dan orang lain,” tutupnya.