Ucapan HUT RI 80 Fraksi Golkar Gunungkidul
Ucapan HUT RI ke 80 - Suaragunungkidul.net
PKB GUNUNGKIDUL
HUT RI PKS
PARTAI NASDEM GUNUNGKIDUL
lurah ngloro
Ucapan HUT RI 80 Dinas pariwisasa gunungkidul
DPD PAN GUNUNGKIDUL
GERINDRA GUNUNGKIDUL
hutri gerindra gunungkidul
Ucapan HUT RI ke 80 - Suaragunungkidul
pasang iklan

Mengalami Ganguan Jiwa, Pria Paruh Baya Nekad Gantung Diri di Ruang Dapur

June 22, 2024 10:51
rt1

Ngawen,(suaragunungkidul.net)–Kasus gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Seorang laki – laki paruh baya nekad megakhiri hidupnya dengan kabel di usuk ruang dapur rumahnya, Sabtu,22/06/2024.

Kapolsek Ngawen, AKP Sofyan saat dikonfirmasi melalui jaringan telpon, Sabtu, 22/06/2024 membenarkanya. Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan pihaknya mendapat laporan warga sekira pukul 10.00 WIB. Mendapat laporan warga pihaknya bersama tim medis Puskesmas 1 Ngawen langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Benar mas, mendapat laporan warga kita langsung menuju TKP,” jelasnya.

Untuk identitas korban gantung diri tambah Kapolsek, bernama SGY (58), dengan alamat Kalurahan Watusigar, Kapanewon Ngawen. Kejadian pertama kali diketahui oleh kakak ipar korban, saat ia mencari keberadaan korban, karena biasanya korban mengambil lauk di rumahnya. 

Sampai pukul 9.00 WIB korban tidak terlihat mengambil lauk, maka saksi mencoba mencari keberadaan korban dan mendapati korban dalam keadaan tergantung di usuk kayu dapur, menggunakan seutas kabel listrik warna putih, dengan panjang kurang lebih 3 meter.

Selanjutnya saksi satu memanggil saksi dua, dan didengar warga lain sehingga banyak warga berdatangan untuk mengetahui apa yang terjadi. selanjutnya kejadian tersebut di laporkan ke Polsek Ngawen. Bersama tim medis Puakesmas Ngawen 1 jajaran Polsek Ngawen menuju lokasi kejadian.

Hasil dari pemeriksaan tim medis dan jajaran polsek Ngawen, tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan, korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Informasi yang disampaikan pihak keuarga ke jajaran Polsek Ngawen, Korban mengalami gangguan jiwa dan juga menjadi pasien rutin Puskesmas Ngawen 1.

“Dari hasil pemeriksaan leher ada bekas ikatan, jeratan tali leher kurang lebih 1/2 cm, keluar air mani dan kotoran, badan dan kaki sudah kaku diperkirakan sudah meninggal 4 jam lalu,” tambah kapolsek.

Mengakhiri pembicaraan telpon Kaposek meminta kepada warga Ngawen khususunya dan Gunungkidul pada umunya untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selalu melakukan aktivitas yang bermanfaat dan jangan suka menyendiri agar terhindar dari pikiran Kosong.

“Dekatkan diri kepada Tuhan, jangan biarkan pikiran kosong,” tutupnya.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU