Tepus,(Suara-news.net)—Kisruh parkir beberapa hari lalu saat libur hari raya idul fitri 1444 H berlanjut, pasca pemanggilan warga oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul berbuntut panjang, karena dalam pertemuan antara Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul dan warga pemilik lahan yang digunakan parkir pengunjung Pantai Sadranan dan Slili belum ada titik temu.
Hal itu diakui oleh Ketua Pokdarwis Pantai Slili Agus saat dikonfirmasi, Jumat Malam,05/05/2023, melalui jaringan telpon. Agus secara singkat mengatakan dari hasil pertemuan dengan Dinas Perhubungan meminta agar lelang parkir di tinjau ulang atau di cabut.
“Belum ada titik temu, karena lahan parkir yang dimiliki sempit seharusnya lelang parkir ditinjau ulang atau di cabut,” pintanya.
Belum adanya hasil yang disepakati antara warga pemilik lahan dan Dinas Perhubungan maka warga pemilik lahan yang digunakan parkir pengunjung pantai Sadranan dan Slili metutup lahan yang mereka miliki, dan saat di tanya hingga kapan penutupan itu akan dilakukan Agus menegaskan apabila penutupan akan dilakukan hingga ada solusi terbaik antara Pemerintah dan Warga.
“Kami pertemuan sudah dua kali, pertama di fasilitasi Kalurahan dan kedua di Kantor Dinas Perhubungan, untuk penutupan akan kami lakukan hingga ada titik temu kedua belah pihak,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul Rahkmadian Wijayanto saat dimintai taggapan atas aksi yang dilakukan warga pemilik lahan Pantai Sadranan dan Slili belum memberi jawaban.