Semin, (suaragunungkidul.net) — Hujan deras disertai angin yang terjadi di Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul pada Minggu, 13/10/2024 mengakibatkan belasan rumah warga rusak. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul mencatat ada dua belas rumah di wilayah tersebut mengalami kerusakan setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang.
Dikonfirmasi kejadian di Kapanewon Semin melalui jaringan telpon, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi menjelaskan kerusakan terjadi di Kalurahan Rejosari dan Candirejo. Kerusakan paling banyak terjadi di Candirejo dengan sebelas rumah.
Kerusakan terjadi, berawal dari intensitas hujan sedang hingga deras disertai angin kencang. Kejadian ini juga membuat pohon tumbang dan menimpa rumah. Selain itu banyak fasilitas umum juga rusak cukup parah.
Rincian kerusakan itu, antara lain rumah di Dusun Karangpilang, Rejosari tertimpa pohon, masuk kategori ringan.
Lalu sisanya di Dusun Blembem, Candirejo, rumah-rumah mengalami pecah genteng sekitar 30 picis dan 14 picis asbes; bagian dapur rumah roboh; empat asbes pecah; enam rumah mengalami genteng pecah 30 – 50 lembar; dapur 4 X 6 roboh; dan teras tertimpa pohon.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga DIY mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 14:05 WIB Senin (14/10/2024).
Peringatan Dini Cuaca tersebut berpotensi terjadi di Kabupaten Gunungkidul meliputi Semin, Ngawen dan Kabupaten Sleman meliputi Prambanan, Kalasan, dan sekitarnya.
Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat meluas ke wilayah Kabupaten Bantul: Piyungan, Kabupaten Gunungkidul: Nglipar, Patuk, Karangmojo, Ponjong, Gedangsari, Kabupaten Sleman: Depok, Berbah, Ngemplak, dan sekitarnya.
“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 16:05 WIB,” demikian disampaikan BMKG Jogja.