Gedangsari,(suaragunungkidul.net) — Seorang wanita asal Kalurahan Sampang, Kapanewon Gedangsari berinisial S (53) ditemukan meninggal dunia di dapur, Senin, 02/12/2024.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto saat dikonfirmasi wartawan, menjelaskan korban meninggal dunia murni karena gantung diri (Gandir) hal tersebut dikuatkan dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas 2 Gedangsari dan tim medis Polres Gunungkidul.
“Korban meninggal bunur diri, lantaran menurut infirmasi di lapangan, korban memiliki permasalahan ekonomi. S memiliki beberapa pinjaman di rentenir,” kata Suryanto.
Terkait masih maraknya, kasus gantung diri di wilayah Kabupaten Gunungkidul dan penyebab utamanya adalah ekonomi dan pinjaman ke rentenir, anggota DPRD Kabupten Gunungkidul Komisi B Ery Agustina menjelaskan, upaya pencegahan agar masyarakat tidak terjerat rentenir cukup sulit. Penyebab utama adalah anggaran yang minim.
Menurut Ery, warga terjerat rentenir menjadi polemik luar biasa di Bumi Handayani. Upaya pencegahan terkendala, karena program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) minim. Hulu dari persoalan itu kembali ke anggaran.
“Program anggaran bantuan untuk masyarakat miskin, alokasi di APBD 2025 tidak ada di kamus Pokok Pikiran (Pokir) Dewan. Pada hal kami mau menyasar masyarakat seperti itu agar punya embrio usaha dan terhindar dari rentenir,” kata Ery saat dihubungi, Selasa, 03/12/2024.
Ery pun berharap, program tersebut dapat Dewan masukan dalam kamus Pokir Dewan 2026. Saat ini, dewan hanya bisa memberikan dukungan penuh dan mengopfimalkan dukungan pada program yang sifatnya pencegahan.
Ery pun mengkritisi kinerja PT BPR Bank Daerah Gunungkidul (BDG), menudutnya BDG punya program Kredit Usaha Rakyat (Kurda). Hanya menurutnya program ini kurang dapat menyasar masyarakat yang benar – benar membutuhkan.
“Kalau kita lihat, sasaranya banyak tidak tepat. Orang yang berhutang malah bos – bos, pada hal, orang yang terjerat rentenir biasanya dari kalangan yang tidak punya apa – apa. Pekerjaan tidak jelas, penghasilan tidak jelas, dan kebutuhan tetap. Itu yang belum tersasar,” tutup Ery.