Wonosari, (suaragunungkidul.net) — Dinas Perhubungan Gunungkidul mengadakan Sosialisasi Anti Korupsi dengan tema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi” untuk memperkuat kesadaran aparatur dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Sekretaris Dinas Perhubungan, Bayu Susilo Aji, menyatakan bahwa korupsi bukan semata persoalan hukum, melainkan juga menyangkut moral, budaya kerja, serta masa depan bangsa. Tindakan-tindakan yang kerap dianggap sepele seperti penyalahgunaan fasilitas dinas, pungutan tidak resmi, pemberian layanan karena titipan, maupun pemberian informasi khusus kepada pihak tertentu merupakan bentuk perilaku koruptif yang harus dicegah.
“Setiap pegawai diharapkan menjunjung tinggi nilai transparansi, akuntabilitas, kejujuran, dan kepatuhan terhadap aturan sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bayu Susilo Aji.
Melalui semangat “Satukan Aksi, Wujudkan Lingkungan Kerja Bersih”, seluruh pegawai diajak untuk menolak gratifikasi, menjalankan SOP secara konsisten, membiasakan pelaporan dan dokumentasi, saling mengingatkan dan mengawasi, serta berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan kerja.