timbul
pan
gokar1
disparbaner
nasdembnr
fraksi nasdem gk
kalurahan kanigoro
kalurahan ngloro
raji property
kalurahan tepus
nataru candirejo
pasang iklan

Dampak Efisiensi Anggaran, Proyek Besar DLH Gunungkidul Terancam Ditunda

February 19, 2025 01:48
rt1

Wonosari,(suaragunungkidul.net) — Keluarnya Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, terkait Efisiensi Anggaran, berdampak pada terhambatnya dua proyek milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul 2025.

Dua proyek yang dimaksud adalah, penataan Alun – alun Wonosari dan pembangunan Tugu Adipura, alokasi anggaran anggaran untuk dua proyek tersebut mencapai Rp 1,7 miliar. Hingga saat ini kedua proyek masih menunggu kepastian lanjutan.

Kepala Dinas DLH Gunungkidul, Hari Sukmono, kepada wartawan mengatakan pentaan Alun – alun Kota Wonosari direncanakan bulan ini dimulai namun terpaksa ditunda karena adanya efisiensi anggaran.

Hari menyebut, anggaran yang Rp 1,1 miliar yang seyogyannya untuk perbaikan jaringan air dan listrik tertahan, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Seharusnya proyek ini dimulai bulan ini, akan tetapi anggaranya tertahan karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Hari kepada wartawan, Minggu, 16/02/2025.

Dia juga menegaskan, penundaan tersebut berkaitan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang mengaharuskan peninjauan ulang terhadap seluruh belanja modal.

Semua proyek insfratruktur menurutnya, yang sudah direncanakan harus ditunda sampai ada kepastian lebih lanjut.

Dapat kita ketahui bersama, pada tahun 2024 penataan kawasan Alun – alun Kota Wonosari, sudah mencakup pelebaran, pedestrian untuk menambah kenyamanan pejalan kaki, perbaikan elevasi tanah, dranaise, dan penambahan elemen dekoratif.

Rencana tahun 2025 perbaikan meliputi perbaikan jaringan air dan listrik. Namun karena ada kebijakan pusat maka rencana pembangunan tahun 2025 ditunda dan harus menunggu arahan dari Bupati terpilih.

“Rencananya pada tahun 2025, jaringan air dan listrik akan kita kerjakan, tapi belum bisa dilaksanakan. Mungkin menunggu arahan Bupati terpilih,” sambung Hari.

Demikian pula dengan proyek pembangunan Tugu Adipura, karena selain Alun – alun Wonosari. DLH juga memiliki proyek pembanguan Tugu Adipura anggaran yang direncakan untuk pembagunan Tugu Adipura sebesar Rp 600 juta, namun juga mengalami penundaan.

DLH hingga saat ini, masih menunggu keputusan lebih lanjut nengenai lokasi dan waktu pelaksanaan proyek tersebut.

“Kami masih menunggu arahan dari pimpinan,” ujarnya.

Meskipun adanya penundaan beberapa proyek insfratruktur, namun mantan Sekretaris Dinas Pariwisata ini memastikan operasional kebersihan di Gunungkidul tetap berjalan.

Sekitar 150 orang THL (Tenaga Harian Lepas) yang bertugas dalam sektor kebersihan masih aktif menjalankan tugas mereka.

“Kami tidak melakukan efisiensi atau rasionalisasi pada kegiatan kebersihan, semua berjalan seperti biasa,” pungkasnya.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU