timbul
pan
gokar1
disparbaner
nasdembnr
fraksi nasdem gk
kalurahan kanigoro
kalurahan ngloro
raji property
kalurahan tepus
nataru candirejo
pasang iklan

Bupati Gunungkidul Terbitkan Surat Edaran Cipta Kondisi, Ini 7 Poin Pentingnya

September 4, 2025 01:00
Foto : Bupati Gunungkidul, Bersama Perwakilan Paguyuban "SEMAR", Saat Menyampaikan Sikap Terhadap Oknum Yang Intimidasi Lurah di Swokoprojo
rt1

Wonosari, (suaragunungkidul.net) – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menerbitkan Surat Edaran No. 45/2025 tentang Cipta Kondisi Kabupaten Gunungkidul Menyikapi Situasi dan Kondisi Keamanan dan Ketertiban Nasional. Surat edaran ini ditandatangani pada 3 September 2025 dan menjadi pedoman bagi seluruh pegawai di jajaran Pemkab Gunungkidul.

Menurut Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta, surat edaran ini diterbitkan sebagai tindak lanjut dari hasil koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri bersama kepala daerah se-Indonesia. Tujuan utama dari peraturan ini adalah untuk menjaga situasi dan kondisi tetap kondusif di Kabupaten Gunungkidul.

7 Poin Penting dalam Surat Edaran :

– Doa Bersama : Melaksanakan doa bersama dengan melibatkan lintas masyarakat dan pemerintah untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif.

– Kebijakan Pro Rakyat : Menggelar kebijakan pro rakyat seperti pasar murah, bantuan sosial, pengendalian inflasi, pelayanan dasar, dan perlindungan sosial kepada warga membutuhkan.

– Menunda Kegiatan Seremonial : Menunda kegiatan seremonial yang terkesan menghambur-hamburkan anggaran.

– Komunikasi dengan Tokoh Masyarakat : Meningkatkan komunikasi dengan tokoh masyarakat dan unsur masyarakat yang berpengaruh untuk menjaga situasi tetap aman terkendali.

– Tidak Flexing : Pejabat publik atau pegawai di lingkup pemkab tidak boleh pamer kemewahan dalam hidupnya, termasuk keluarga.

– Menjadi Tauladan : Seluruh jajaran pegawai diharapkan menjadi tauladan, tidak berperilaku berlebihan, dan menerapkan prinsip empan papan dan ngemong roso.

– Menunda Kunjungan Kerja : Menunda semua keberangkatan kunjungan kerja atau studi banding sampai kondisi dan situasi keamanan nasional pulih seperti sedia kala.

Sri Suhartanta mengajak seluruh pegawai untuk berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing, termasuk di lingkungan tempat bekerja. “Kami mengajak seluruh pegawai ikut berperan dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Termasuk saat masih di lingkungan tempat bekerja,” kata Sri Suhartanta.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU