timbul
pan
gokar1
disparbaner
nasdembnr
fraksi nasdem gk
kalurahan kanigoro
kalurahan ngloro
raji property
kalurahan tepus
nataru candirejo
pasang iklan

Antisipasi Longsor Susulan, DKP – BPBD Gunungkidul Gerak Cepat Menangani Talud Ambrol TPI Baron

June 2, 2024 00:49
rt1

Tanjungsari,(suaragunungkidul.net) – Tidak harus menunggu lama, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Gunungkidul, mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan talud ambrol Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Baron. 

DKP dengan sigap langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, untuk penanganan talud TPI Baron yang ambrol supaya tidak membahayakan nelayan yang mencari ikan dan adanya longsor susulan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Gunungkidul Wahid Supriyadi di Gunungkidul, Jumat, mengatakan tanggul penahan ombak Pantai Baron, Tanjungsari, ambrol pada Jumat (31/5).

Hal ini mengakibatkan jalur evakuasi tsunami putus dan mengancam tempat pelelangan ikan (TPI). Maka DKP Gunungkidul bergerak cepat mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.

“Berkaitan dengan ambrolnya talud TPI Baron, DKP telah berkoordinasi dengan BPBD Gunungkidul untuk dapat mengambil langkah guna pembersihan material yang dapat mengganggu alur perahu nelayan maupun langkah untuk mengantisipasi longsor susulan,” kata Wahid.

Ia mengatakan DKP juga menyiapkan rencana darurat operasional TPI Baron dengan mengoptimalkan bangunan/aset milik DKP Gunungkidul.

Selain itu telah diusulkan untuk renovasi atau pembangunan kembali gedung TPI berikut talud penanganannya baik melalui APBD, dana keistimewaan ataupun dana alokasi khusus (DAK) lewat Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kami masih melakukan kajian dampak talud ambrol untuk langkah penanganan dampak talud ambrol,” katanya.

Salah seorang pedagang TPI Baron Samini mengatakan, kejadian tanggul ambrol terjadi sekitar 07.30 WIB. Dirinya mengaku kaget, karena dirinya tidak menyangka bangunan itu akan ambrol jatuh ke muara sungai bawah tanah di Pantai Baron.

“Terdengar ledakan ‘tor’. Jatuhnya pelan,” kata Samini.

Mendengar suara tersebut, lanjut Samini, dirinya langsung meminta tolong warga, agar mengevakuasi pompa air yang berada di atas talud.

“Tadi saya berteriak minta tolong,” kata dia.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan talud yang ambrol sekitar panjang 20 meter, mengancam bangunan TPI.

Petugas BPBD Gunungkidul sudah memasang garis pembatas agar warga berhati-hati saat di lokasi.

“Upaya kami menghitung kerusakan, dan memasang garis pengaman. Meminimalkan warga melintas,” kata dia.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU