Wonosari,(suaragunungkidul.net) — Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIJ 2025 Gunungkidul telah mencapai 95 persen kesiapan. Ketua Panitia Pelaksana Porda DIJ 2025, Agus Mantara, menjelaskan bahwa meskipun ada keterbatasan di Gunungkidul, panitia berkomitmen untuk menyelenggarakan porda dengan standar terbaik.
“Meski ada keterbatasan, namun komitmen dari panitia untuk menyelenggarakan porda dengan standar terbaik tak pernah pudar,” ujar Agus Mantara, di Kantor Koni DIJ Sabtu,(21/06/2025).
Agus memastikan bahwa para atlet dapat bermain sesuai standar, dan panitia juga memperhatikan aksesibilitas dan akomodasi. Selain itu, panitia juga menekankan agar para pelaku usaha tidak mematok harga yang berbeda dari layanan biasanya demi menjaga kenyamanan dan kepuasan para pengunjung.
“Karena Gunungkidul menjadi daerah tujuan wisata, kami mencoba menyiapkan kenyamanan dan memperlakukan masyarakat yang berkunjung sebagai wisatawan,” imbuh Agus.
Ketua Panitia Penyelenggara Porda DIJ 2025, Rumpis Agus Sudarko, menjelaskan bahwa dari total 46 venue pertandingan, 35 venue berada di Gunungkidul, tujuh venue di Sleman, dua venue di Kota Jogja, satu venue di Bantul, dan satu venue di Kulon Progo. Porda DIJ 2025 akan mempertandingkan total 46 cabang olahraga dan 51 subcabor dengan 4031 atlet dari lima kabupaten/kota se-DIJ.
“Dari 46 venue tersebut jika dirinci meliputi 35 venue berada di Gunungkidul, 7 venue di Sleman, 2 venue di Kota Jogja, 1 venue di Bantul dan 1 venue di Kulonprogo,” jelas Rumpis.
Rumpis berharap semua pihak dapat bersinergi mendukung kegiatan Porda agar bisa sukses. Dengan kesiapan yang telah dilakukan, Porda XVII DIJ 2025 Gunungkidul siap digelar dan menjadi ajang seleksi dan pencarian bakat bagi KONI DIJ untuk membentuk tim Pekan Olahraga Nasional (PON) NTT-NTB 2028 mendatang.
“Jadi harapan kami sinergi semua pihak bisa bersinergi memdukung kegiatan Porda agar bisa sukses,” punbkasnya.