Ucapan HUT RI 80 Fraksi Golkar Gunungkidul
Ucapan HUT RI ke 80 - Suaragunungkidul.net
PKB GUNUNGKIDUL
HUT RI PKS
PARTAI NASDEM GUNUNGKIDUL
lurah ngloro
Ucapan HUT RI 80 Dinas pariwisasa gunungkidul
DPD PAN GUNUNGKIDUL
GERINDRA GUNUNGKIDUL
hutri gerindra gunungkidul
Ucapan HUT RI ke 80 - Suaragunungkidul
pasang iklan

Gunungkidul Luncurkan Imunisasi Heksavalen, Harapkan Cakupan Bayi 95 % pada 2029

November 11, 2025 08:01
Foto : Aselisten Sekretaris Daerah, Dewi Irawati, saat meluncurkan Imunisasi di Kapanewon Girisubo
rt1

Wonosari, (suaragunungkidul.net) – Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mencanangkan program Imunisasi Heksavalen di Rest Area JJLS Girisubo, Selasa (11/11/2025). Vaksin kombinasi enam antigen ini diberikan dalam satu suntikan, menggantikan beberapa dosis terpisah.

“Penggunaan vaksin kombinasi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi layanan imunisasi sekaligus mengurangi kesenjangan cakupan vaksin IPV. Target nasionalnya adalah cakupan imunisasi bayi lengkap minimal 95 % pada tahun 2029,” kata Kepala Dinas Kesehatan, Ismono.

Program ini mengacu pada Keputusan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit No HK.02.02/3647/2025. Heksavalen akan mulai diterapkan di sembilan provinsi, termasuk DIY, Bali, NTB, dan enam provinsi di Papua.

Data UNICEF‑Nielsen 2023 menunjukkan 38 % penolakan imunisasi disebabkan kekhawatiran suntikan ganda, sementara Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat hambatan informasi, akses, waktu, dan biaya.

“Imunisasi adalah intervensi kesehatan paling efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian anak. Kami berkomitmen memperkuat logistik vaksin, edukasi publik, dan kolaborasi lintas sektor,” ujar Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dewi Irawati, mewakili Bupati Gunungkidul.

Dewi menambahkan:

“Jangan mudah terpengaruh hoaks atau misinformasi mengenai imunisasi. Jika ragu, silakan bertanya kepada tenaga kesehatan. Masa depan Gunungkidul ada di tangan anak‑anak kita.” pungkas Dewi Irawati

– Vaksin : Heksavalen (Diphteria, Pertussis, Tetanus, Hepatitis B, Hib, IPV)

– Target cakupan : ≥ 95 % bayi terimunisasi lengkap pada 2029

– Penolakan (2023) : 38 % karena takut suntikan ganda

– Provinsi pelaksana 2025 : 9 (termasuk DIY, Bali, NTB, 6 provinsi di Papua)

Pencanangan ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dan melahirkan generasi Gunungkidul yang lebih sehat dan siap menghadapi masa depan.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU