Saptosari,(suaragunungkidul.net) — Dunia pendidikan Gunungkidul kembali tercoreng oleh ulah oknum bejat yang melakukan tindakan tak senonoh terhadap beberapa siswi kelas 6 Sekolah Dasar di sebuah sekolah swasta di Kapanewon Saptosari. Pelaku AH (40) sebagai petugas kebersihan, saat wartawan menyambangi sekolah tersebut sudah tidak terlihat.
Perbuatan yang sangat memalukan ini terbongkar, saat salah satu wali siswa mendatangi pihak sekolah dengan menanyakan hal yang dialami putrinya. Mendapat laporan wali murid, pihak sekolah kemudian mengambil langkah cepat dengan memanggil pelaku, setelah diakui oleh pelaku maka kedua belah pihak dipertemukan oleh sekolah dan terjadi kesepatakan.
Dalam kesepakatan, wali murid yang namanya tidak bersedia di publikasikan demi menjaga privaci anak dan keluarga, wali meminta oknum tersebut di pecat dari sekolah. Seperti disampaikan R, Jumat, 31/10/2024 saat dikonfirmasi wartawan. R sendiri adalah salah satu guru di sekolah tersebut, yang menangani langsung kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.
“Sebenarnya kasus ini sudah selesai secara kekeluargaan, dan sekolah sudah mempertemukan kedua belah pihak. Akan tetapi untuk oknum belum dikeluarkan dari sekolah,” kata R.
R dan K (Kepala Sekolah) sangat terkejut atas kejadian ini, karena tidak menyangka pelaku tega melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap anak – anak. Menurut R selama ini pelaku berprilaku baik, sopan dan ramah. Sehingga pihak sekolah tidak curiga terjadap pelaku.
R juga menjelaskan bahwa Pelaku baru bekerja di sekolah tersebut sekitar 2 tahun, tepatnya sejak tahun 2021 lalu. Dengan kejadian yang mencoreng dunia pendidikan ini, pihak sekolah berjanji akan memperketat pengawasan terhadap anak – anak.
“Kalau saat ini anak – anak sudah tidak trauma, mereka sudah belajar seperti biasa,” tambahnya.
Hingga hari ini, Sabtu,01/11/2024 belum diketahui pasti apakah kasus ini akan berlanjut ke penegak hukum atau tidak. Pihak sekolah juga tidak menjelaskan apakah kasus ini hanya akan selesai kekeluargaan atau akan dilaporkan ke pihak terkait.