timbul
pan
gokar1
disparbaner
nasdembnr
fraksi nasdem gk
kalurahan kanigoro
kalurahan ngloro
raji property
kalurahan tepus
nataru candirejo
pasang iklan

Bejat…!! Bocah Tiga Tahun Menjadi Korban Nafsu Birahi Sauadara Sendiri

April 30, 2025 00:05
rt1

Patuk,(suaragunungkidul.net) — Miris, seorang bocah masih berusia 3 tahun menjadi korban nafsu bejat saudara sendiri. Pelaku yang diketahui bernama HR (50) warga Kalurahan Beji, Kapanewon Patuk, tega melampiaskan nafsu birahinya kepada bocah yang masih balita hingga membuat sang bocah trauma.

Diceritakan oleh D, orang tua korban, Perbuatan HR dilakukan di rumah pelaku sendiri, saat bocah 3 tahun tersebut diajak bermain ke rumahnya. Saat pelaku datang ke rumah D untuk menawarkan ayam, pada Sabtu, 26/04/2025 pagi, karena merasa masih saudara ketika anaknya ikut ke rumah HR, D tidak menaruh curiga apapun terhadap HR.

“Ketika HR ingin pulang, anak saya itu minta ikut. HR sempat terdiam sekejab langsung menyetujui anak saya ikutke rumahnya. Karena saudara saya tidak menaruh curiga apapun,”ujar D, Selasa, 29/04/2025 kepada wartawan.

Korban diantar pulang ke rumah D sekira pukul 13.30 WIB oleh HR. Namun, pada saat itu belum merasa curiga, D mulai curiga, saat sang anak spontan memperagakan apa yang sudah terjadi pada dirinya dan seakan terjadi pelecehan seksual pada anaknya.

“Dia tiduran terus bilang kalau kemaluanya dijilatin papi (biasa sang anak memanggil HR). Terus anak saya cerita kalau dilihatin gambar tidak senonoh di ponselnya,” sambung D.

Saat mendengar cerita sang anak D kaget bukan kepalang, apalagi sang anak juga memperagakan apa yang sudah dilakukan HR pada bocah yang masih berusia 3 tahun tersebut. Akan tetapi D masih berfikiran positif pada HR. Namun, saat D memandikan anaknya, dan anaknya mengeluh kalau kemaluanya sakit, disitu D mulai curiga.

D juga menceritakan, bahwa HR sering cerita kepada mertuanya bahwa isteri HR tidak mau melayani HR dan hasratnya ingin segera ditumpahkan. HR bahkan sempat mangaku bahwa nafsunya sudah sulit dibendung.

“HR bahkan sempat ingin jajan, cerita tersebut diceritakan HR ke mertuanya. Sehingga saya punya keyakinan anak saya pasti dilecehkan dia,” lanjut D.

Melihat kodisi anaknya demikian, untuk memastikan terjadi pelecehan atau tidak pada anaknya maka D berniat membawa anaknya untuk di visum. Awalnya pihak rumah sakit belum menemukan tanda -tanda dugaan kekerasan seksual pada tubuh korban. Namun, akhirnya pihak dokter mulai curiga saat D menunjukan sebuah foto. 

“Akhirnya pada Senin, 28/04/2025, kami ke Polres Gunungkiduld didampingi pihak dokter RSUD dan bersama petugas kepolisian kami kembali ke RSUD,” tambah D.

Hasil dari visum RSUD, korban memiliki trauma tumpul di bagian kelamin. Saat ini kasus sedang ditangani oleh Polres Gunungkidul. D berharap terduga pelaku dapat segera ditangkap dan diadili yang seadil – adilnya.

TAG in
pasang iklan
REKOMENDASI ANDA
BERITA TERBARU
BERITA TERBARU
TERPOPULER
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA